• FIREWALL PADA JARINGAN KOMPUTER DAN VOIP


    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Kembali lagi dengan saya. kali ini saya akan membahas tentang Firewall pada jaringan komputer dan VoIP  sebelum mengkonfigurasi alah baik nya kita mengetahui pengertian dari Ekstensi dan Dial plan pada server Softswitch..


    PENGERTIAN FIREWALL

    • Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman.
    • Firewall adalah suatu sistem yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internet.
    • Tembok api, tembok pelindung / dinding api (bahasa inggrisnya : Firewall) adalah sistem yang dirancang untuk mencega akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internal. Dengan cara melacak dan mengendalikan jalannya data serta memutuskan aksi untuk melewatkan, menjatuhkan, menolak, mengenkripsi / melakukan pencatatan aktivitas data. Firewall menjamin agar data sesui dengan aturan yang terdapat didalam kebijakan keamanannya ( security policy) yaitu seperangkat aturan yang telah didefinisikan di dalam keamanan jaringan internal.

    Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer

    1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di Jaringan Komputer
    2. Melakukan autentifikasi terhadap akses
    3. Aplikasi proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data
    4. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di Firewall

    Firewall pada jaringan VoIP
    Firewall menggunakan satu atau lebih metode berikut untuk mengatur lalu lintas masuk dan keluar dalam sebuah jaringan:
    • Packet Filtering: Pada metode ini paket (potongan kecil data) dianalisa dan dibandingkan denganfilter. filter paket memiliki seperangkat aturan yang datang dengan tindakan menerima dan menolak yang pra-dikonfigurasi atau dapat dikonfigurasi secara manual oleh administrator firewall. Jika paket berhasil membuatnya melalui filter ini maka itu diperbolehkan untuk mencapai tujuan, kalau tidak akan dibuang.
    • Stateful Inspeksi: Ini adalah metode baru yang tidak menganalisa isi dari paket. Sebaliknya ia membandingkan aspek kunci tertentu setiap paket database sumber terpercaya.. Kedua paket yang masuk dan keluar dibandingkan terhadap database ini dan jika perbandingan menghasilkan pertandingan yang wajar, maka paket yang diizinkan untuk melakukan perjalanan lebih lanjut. Jika tidak, mereka akan dibuang.

    Fungsi Firewall Pada Jaringan VoIP 
    • VoIP memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan
    • Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
    • Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.
    • Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna
    • Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall

    Relasi firewall dengan jaringan VOIP
    Firewall dengan VoIP mempunyai relasi yang tidak selalu seirama, pada layanan real-time (real time service), VoIP berupaya menekan supaya tidak ada delay, tapi keadaan firewall harus  memproses dulu VoIP packet yang dibebankan, maka bisa akan terjadi traffic flow.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    0 komentar

  • Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch


    assalamuallaikum wr. wb.
    kembali lagi dengan saya bagus. kali ini saya ingin memberikan sedikit pengetahuan tentang Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch.
    sebelumnya kita baca dulu tentang pengertiannya.

    Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP

    Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format exten = extension,priority,Command(parameter) Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut,

    1. Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
    2. Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah  prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
    3. Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
    4. Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter,  beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
    5. Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.


    Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP
    Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berla
    ku bagi context „voipkn‟
     exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup



    Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch

    Konfigurasi Ekstensi Server Softwitch
    Konfigurasi Data Account Umum [general] -->> context umum,harus ada context=default -->> nama context user  port=5060 -->> default port untuk SIP  binaddr=0.0.0.0 -->> listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes 2.Konfigurasi Data Account User / Extensions ;softphone -->> nama atau nomor account [101] (user/extension) type=friend -->> tipe account username=101 -->> login account secret=101 -->> password account host=dynamic -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah nat=no -->> tanpa NAT dtmfmode=rfc2833 -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals allow=all -->> mode codec, bisa semua jenis codec
    callerid=”sip00”
    -->> id client context=voipkn -->> context jaringan user canreinvite=no -->> mekanisme canreinvite mailbox=101@voipkn -->> username@context

    Konfigurasi Dial Plan Server Softwitch
    Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan mengetik nano /etc/asterisk/extensions.conf. Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. ;Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->>
    seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context „voipkn‟
    exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik
    exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup


    wassallamuallaikum wr. wb

    0 komentar

  • Pengertian Softswitch dan fungsinya


    Pengertian Softswitch


    Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.

    Menurut isc (International softswitch concortium) definisi softswitch adalah suatu perangkat yang memiliki kemampuan :
    1.    Memilih proses yang di terapkan pada suatu panggilan
    2.    Routing untuk panggilan dalam jaringan
    3.    Mentransfer kontrol panggilan ke elemen jaringan
    Konsep kerja softswitch
    Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
    Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
    Komponen – komponen softswitch
    1.    Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain.
    2.    Signaling Gateway (SG)  suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7
    3.    Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
    4.    Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
    5.    Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server.
    Fungsi Softswitch
    §  Fungsi Switching Berkemampuan untuk menyambungkan dan memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga melakukan pengaturan trafik yang berupa suara,data dan video.
    §  Fungsi Kontrol Fungsi kontrol bekerja berdasarkan instruksi pensinyalan yang datang dari luar atau dari data yang disimpan oleh sentral telepon itu sendiri.
    §  Fungsi persinyalan Mampu melakukan translasi protokol, sehingga dapat menjamin interoperability antara sistem signaling yang berbeda-beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan lain-lain
    §  Fungsi Interface Mempunyai interface yang disebut application programming interface (API) yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan service 
    Fitur –fitur yang ada di softswitch
    1. Abreviated dialing
    2. Call forwading
    3. Call waiting
    4. Cancel call waiting
    5. Calling line indetification presentasi ( ccip )
    6. Clip on call waiting
    7. Conterence call
    8. Confrex
    Kelemahan Softswitch
    §  Tergantung pada satu vendor, karena perangkat yang digunakan bersifat prepritary.
    §  Investasi yang sangat tinggi.
    §  Adanya fungsi kontrol, fungsi layanan dan fungsi network melekat dalam sirkit switch, sehingga operator sulit melakukan pengembangan dan diversivikasi layanan.
    Keuntungan Softswitch
    §  Konstruksi : jaringan dapat dibangun dengan biaya minimal, bandingkan jika kamu membangun sebuah sentral besar ??
    §  Operasi dan pemeliharaan : biaya operasi dan pemeliharaan jaringan terpadu akan lebih ekonomis dan mudah dibanding dengan jaringan yang terpisah
    §   Layanan : jaringan bisa memberikan layanan nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan
    §  Customer : jaringan bisa memberikan layanan yang lebih personal yang mendukung upaya pemeliharaan dan penambahan pelanggan. 
    Dalam Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway
    §  Trunk gatewayadalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyal trafik maupun signaling atau protokolnya
    §  Acces gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atay terminal pelanggan (CPE). 
    Manfaat Softswitch
    1. Teknologi Softswitch mampu menghubungkan antara internet, jaringan wireless, jaringan kabel dan jaringan telepon tradisional.
    2. Jaringan pusat (core network) dapat dicapai menggunakan Softswitch.
    3. Softswitch memampukan jaringan telepon untuk berkomunikasi dengan jaringan data/internet dan sebaliknya.

    0 komentar

  • Diberdayakan oleh Blogger.

    Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik

    Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik Assallamuallaikum Wr. Wb. A. Pendahuluan      ya kembali dengan saya muh bagus m, kali ini saya ingin...

    Followers

    View Blog

    Cari Blog Ini

    Copyright © - Berbagi Pengetahuan TI - Berbagi Pengetahuan TI - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan