• Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik

    Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik


    Assallamuallaikum Wr. Wb.

    A. Pendahuluan

         ya kembali dengan saya muh bagus m, kali ini saya ingin memberitahu tentang tugas dari guru saya Pak Surya, tugas kali ini saya harus memberikan cara dan langkah" dalam melakukan hard reset, masuk ke winbox dan menjelaskan tentang menu dan sub-menu mikrotik dari winbox. langsung saja kita lakukan.

    1. Cara melakukan Hard Reset

    • Pastikan kabel power tidak terhubung
    • kemudian Tekan (tahan) tombol res/wps yang ada di samping port ethernet
    • Masukan (plug in) kabel power adaptor ke RB yang sudah terhubung ke stopkontak
    •  Tunggu hingga lampu kuning di user berkedip kemudian lepaskan tombol res/wps nya.
    • maka Routerboard sudah kembali ke settingan awal seperti bawaan pabrik.

    2. Cara masuk router board Mikrotik

    • pertama setting ip pada laptop

    • kedua buka aplikasi winbox

    • kemudian masuk ke neighbors -> Pilih macaddress, masuk dengan admin tanpa password.

    3. pengertian  masing" dari menu dan submenu pada winbox router board mikrotik.







      1. Interfaces => Menu interface merupakan gerbang trafik keluar atau masuk ke mikrotik. Secara default mikrotik hanya mengenali interface yang secar fisik memang ada. Kita dapat merubah nama interface tersebut dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengindetifikasi fungsi.

      2. Bridge => Menu Bridge merupakan menu untuk menghubungkan dua segmen network terpisah bersama-sama dalam suatu protokol sendiri

      3. PPP => PPP (Point to Point Protocol), merupakan paket yang memuat protokol            PPP. Paket ini diperlukan untuk fitur komunikasi serial dengan menggunakan PPP, ISDN PPP, L2TP, dan PPTP serta komunikasi PPP on Ethernet(pppoe). Paket PPP digunakan untuk komunikasi Wide Area Network dengan menggunakan komunikasi serial

      4. Switch => Menu Switch ini merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)

      5. Mesh => Menu Mesh ini digunakan untuk melakukan implementasi topologi  Mesh

      6. IP => Menu IP digunakan untuk pengaturan IP yang terdiri dari ARP, Accounting, Adresses, DHCP Client, DHCP Relay, DHCP Server, DNS, Server, Firewall, Hotspot, ipsec, Neighbors,

      7. MPLS => Pada Menu MPLS ini kita dapat membuat interface virtual MPLS VPLS dan juga beberapa fitur-fitur MPLS dapat kita setting pada menu ini. MPLS (Multi Protocol Label Switching) merupakan sebuah teknik yang menggabungkan kemampuan manajemen switching yang ada dalam teknologi ATM dengan fleksibilitas network layer yang dimiliki teknologi IP.Fungsi MPLS yaitu penyambungan dan pencarian jalur dalam jaringan computer. Sub Menu MPLS terdiri dari MPLS, Traffic Eng, VPLS.

      8. Routing => Pada menu routing ini kita dapat melakukan berbagai fasilitas routing yang ada dan juga fitur-fitur pendukung routing yaitu : BFD, BGP, OSPF,RIP, Filters, MME, Prefix Lists.

      9. System => Pada menu System ini terdapat sangat banyak menu yang dapat kita lakukan yang berhubungan dengan system dari Mikrotik itu sendiri.

      10. Queues => Menu Queues ini adalah menu dimana kita dapat melakukan limite  koneksi pada suatu jaringan baik berdasarkan source address, destinasio address, maupun berdasarkan paket yang telah dimark atau ditandai dari Mangle (intinya bisa kita pergunakan sesuai degan kebutuhan jaringan yang  kita pakai).

      11. Files => Pada menu ini berfungsi untuk kita menyimpan file dalam OS Mikrotik seperti file-file HTML login page hotspot, files backup, files log dan files lainkita ingin kita simpan di sana.

      12. Log => Pada menu log ini kita dapat melihat informasi LOG-LOG yang terjadi baik dan informasi-informasi dari log ini sangat kita butuhkan sebagian informasi bantuan disaat troubleshoot atau log informasi lain yang kita   butuhkan.

      13. Radius => Menu Raidus ini berfungsi saat kita membuat system hotspot pada        Mesin Mikrotik kita dan kita ingin system Hotspot tersebut terkoneksi dengan    baik ke server radius terpisah maka kita confignya dari menu Radius ini.

      14. Tools => Menu Tools adalah merupakan root menu dari beberapa tools yang         dapat kita fungsikan yang ada pada OS Mikrotik

      15. New Terminal=> Pada menu new terminal ini berfungsi sebagai console pada OS  Mikrotik dalam arti text mode sama halnya dengan Linux OS yang berbasis servermode text. Jadi, semua menu yang ada pada OS Mikrotik kita dapat melakukan confignya melalui new terminal ini dengan perintah.

      16. Make Supout.rif => Menu ini berfungsi untuk membuat sebuah backup dari OS    Mikrotik namun beda dari backup biasanya yg mana dari backup ini kita dapat      mengetahui informasi dari seri dari OS yang kita pakai dan biasanya backup dari   ini dipergunakan untuk menganalisa permasalahan yang terjadi.

      17. Manual => Menu ini berfungsi untuk membawa kita ke link manual pengunaan OS Mikrotik sama halnya menu help atau -h pada linux dan Windows.

      18. Exit => Menu ini berfungsi untuk menutup windows interface pada OS Mikrotik yang diakses melalui aplikasi winbox.


          Kemudian kita masuk pada fungsi submenu ip


    • ARP List : Fungsinya untuk melihat semua ARP yg terkonesik dan informasi yang dimunculkan yaitu IP, Mac Address dan Interface yang terkoneksi.
    • Accounting : Untuk ini saya tidak pernah menggunakan fungsinya jadi belum bisa saya informasikan dengan baik namun dari namanya mungkin teman2 sudah pada bisa membayangkan fungsi dan kegunaannya.
    • Address : Nah pada bagian ini adalah yang paling penting dari suatu jaringan yaitu IP Address. Pada menu ini kita bisa menambah/menghapus/mengedit sebuah atau lebih IP Address sesuai kebutuhan kita.
    • DHCP Client : Dimenu ini berfungsi untuk mengaktifkan DHCP client pada perangkat dengan OS Mikrotik.
    • DHCP Relay : Di menu ini berfungsi untuk mengaktifkan DHCP relay
    • DHCP Server : Pada menu ini berfungsi untuk membuat atau mengaktifkan DHCP Server dan selain untuk mengaktifkan DHCP Server pada menu ini kita juga bisa melihat IP-IP yang telah didapatkan oleh client secara otimatis beserta network yang ada. Sekilas Perihal DHCP yaitu singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol  yang mana fungsinya yaitu untuk memberikan IP dan DNS secara otomatis pada client yang merequestnya sehingga ketika siclient mau konek ke internet tidak perlu bersusah payah untuk mensetting IP address dan DNS pada perangkat yang dipergunakan.
    • DNS : pada menu ini berfungsi untuk mensetting DNS pada perangkat Mikrotik.
    • Firewall : Pada menu ini sangat banyak yang dapat kita lakukan yaitu seperti : Melakukan blok pada content atau IP melalui Filter relus, Melakukan NAT di menu NAT, Melakukan mangle yaitu melakukan penandaan pada sebuat trafik lalu diproses sesuai kebutuhan, Service port, Address List (pengelompokan IP) untuk kebutuhan yg lebih advanced, Dan Layer7 Protocol.
    • Hotspot : Pada menu ini kita bisa membuat sebuah server hotspot dan semua yang dibutuhkan yang berhubungan dengan hotspot dapat kita lakukan pada menu ini. Sangat banyak fitur-fitur yang berhubungan dengan system hotspot yang akan kita temukan pada menu ini.
    • ipsec : Menu ini pada Mikrotik saya belum pernah pakai, namun kita akan mencoba membahas perihal ipsec pada pembahasan selanjutnya.
    • Neighbors : Pada menu ini kita dapat melihat informasi perihal Neighbors List perangkat2 yang terhubung ke perangkat kita.
    • IP Packing : Secara singkat fungsi dari fitur ini adalah untuk melakukan 're-packs' (mengemas ulang) dari paket data yang dikirimkan. 
    • IP Pool : pada menu ini kita bisa menambahkan IP Pool/range IP yang akan dipergunakan nantinya seperti di DHCP, hotspot atau PPTP dan kebutuhan lainnya.
    • Router : Pada menu Router ini berfungsi untuk menentukan sebuah gateway dari jaringan yang ada sesuai kebutuhan
    • SMB : Pada menu ini kita dapat mengaktifkan service SMB yang mana fungsi SMB ini sama halnya dengan fungsi service Samba pada linux atau file sharing pada Windows.
    • SNMP : Pada menu ini berfungsi untuk mengaktifkan service SNMP pada perangkat beros Mikrotik yang mana fungsi dari SNMP ini agar dapat dilakukan graph baik itu Trafik, resource maupun yang lainnya dari perangkat yang digunakan dalam bentuk grafik seperti MRTG dan cacti.
    • Service : Pada menu ini kita bisa menaktifkan atau menonaktifkan service API, FTP, SSH, TELNET, WINBOX, WWW, WWW-ssl serta kita juga dapat merubah port yang digunakan sesuai kebutuhan (biasanya merubah port defaultnya untuk kebutuhan keamanan dan juga jika agar tidak bentrok dengan port service lain jika kita ingin menggunakan service yg sama namun dengan berbeda port atau sebaliknya).
    • IP Setting : Pada menu ini kita dapat mengaktifkan atau menonaktifkan seperti IP Forward, Send Redirects, Accept Redirect, Secure Redirect, dan Allow Fast Path.
    • Socks : Ini menu untuk Socks Settings.
    • TFTP : Pada menu ini kita dapat mengkatifkan atau menonaktifkan TFTP.
    • Traffic Flow : Pada menu ini kita dapat melakukan Traffic Flow Setting.
    • upnp : Pada Menu ini kita ada melakukan upnp Setting.
    • Web Proxy : OS Mikrotik selain dari berfungsi sebagai router yang handal juga dimanjakan dengan berbagai fitur yang sangat menggiurkan dan salah satunya yaitu Web Proxy. Pada menu web proxy ini kita bisa melakukan setting Web proxy Server pada perangkat beros Mikrotik walaupun fitur dan kehandalannya belum sekalibar yang tersedia untuk Linux yang memang sengaja dikembangkan untuk server.

    •      Menu routing.

    • Bidirectional Forwarding Detection (BFD) Adalah protokol durasi pendek overhead rendah dan dimaksudkan untuk mendeteksi kesalahan di jalur dua arah antara dua mesin forwarding, termasuk antarmuka fisik, sub-interface, data link (s), dan sejauh mungkin forwarding mesin sendiri, dengan latency berpotensi sangat rendah. Ini beroperasi secara independen dari media, protokol data dan protokol routing.
    • The Border Gateway Protocol (BGP) Memungkinkan menyiapkan sistem interdomain routing dinamis yang secara otomatis update tabel routing perangkat yang menjalankan BGP terjadi perubahan topologi jaringan.
    • Fillters Uuntuk mencegah penggunaan asing yang akan masuk ke router
    • Internet Group Management Protocol (IGMP) Proxy dapat digunakan untuk mengimplementasikan multicast routing. Hal ini forwarding IGMP frame dan biasanya digunakan ketika ada kebutuhan untuk protokol yang lebih canggih seperti PIM.
    • MME (Mesh Made Easy) Protokol routing mikrotik cocok untuk routing IP tingkat dalam jaringan wireless mesh.Hal ini didasarkan pada ide-ide dari B.A.T.M.A.N. (Pendekatan yang Lebih Baik untukhandphone Ad-hoc Jaringan) protokol routing.
    • OSPF  Protokol link-state yang mengurus rute dalam struktur jaringan dinamis yang dapat mempekerjakan jalur yang berbeda untuk subjaringan nya. Selalu memilih jalur terpendek ke subnetwork yang pertama.
    • PIM Untuk Internet Protocol (IP) jaringan yang menyediakan distribusi satu-ke-banyak dan one-to-many data melalui LAN, WAN atau Internet. Hal ini disebut protokol-independen karena PIM tidak termasuk topologi sendiri mekanisme penemuan, melainkan menggunakan informasi routing yang disediakan oleh protokol routing
    • Prefix list Tindakan (menerima | membuang | melompat | log | passthrough | menolak      |kembali;Default:passthrough) tindakan untuk tampil di pencocokan aturan rute.
    • RIP Untuk digunakan dalam jaringan ipv6
    • riping Digunakan dalam jaingan ipv6, yang dikenal sebagai standar ripng (RIP Next           Generation / RIP generasi berikutnya),

         menu system

    • Auto Upgrade = Pada bagian ini berfungsi untuk melakukan auto upgrade pada system operasi Mikrotik.
    • Certificate = Pada menu ini kita dapat Import, Decrypt dan reset Keys Certificate pada OS Mikrotik.
    • Clock = Pada menu  Clock ini berfungsi untuk mengatur jam dan tanggal pada system Mikrotik.
    • Console = Ini merupakan menu untuk  console namun saya belum pernah pakai fitur ini jadi belum bisa info belih jauh.
    • Driver = Pada menu ini berfungsi untuk mengcek driver jika kita ada penambahan periperal external tambahan seperti modem USB dll.
    • Health = Pada menu Health ini kita dapat meilihat Voltage dan Temperature dari perangkat yang beros Mikrotik.
    • Identify = Pada menu ini berfungsi untuk membuat penamaan pada mesin yang beros Mikrotik jika kita bandingkan dengan yang beros Windows maka  Identify ini sama halnya dengan compuer name pada Windows.
    • LED = LED Trigger adalah menu untuk pengaturan system led pada mikrotik (lampu led pada setiap interface yg ada atau led indikator lainnya).
    • License = Pada menu License ini kita dapat melakukan semua yang berhubungan dengan License Mikrotik itu sendiri mulai dari informasi perihal License yang sedang digunakan, upgarde License, update License key, export key, import key dan paste key. 
    • Logging = Pada menu Logging ini kita dapat melakukan settingan untuk system Loggingnya yang mana fungsi Logging ini adalah agar kita bisa mengetahui inlformasi2 dari system dan juga log2 yg sudah terjadi apda system. Pada informasi Logging ini sangat kita butuhkan dalan troubleshoot.
    • Packages = Pada menu  Packages ini kita dapat melihat  Packages- Packages apa saja yang telah terinstall pada system Mikrotik kita beserta informasi versinya. Dan dari menu ini kita juga dapat melakukan disabled, enabled, downgrade dan uninstall  Packages yang ada.
    • Password = Nah pada menu ini berfungsi untuk kita dapat mensetting password pada OS Mikrotik ini.
    • Ports = Menu ini belum pernah saya fungsikan jadi belum bisa saya informasikan untuk kita semua.
    • Reboot = Menu ini berfungsi untuk mereboot atau merestart mesin yang beros Mikrotik.
    • Reset Configuration = Menu ini jika kita clik maka akan mereset semua configurasi yang telah kita setting pada OS Mikrotik, jadi semuanya bakal kembali ke default lagi.
    • Resource = Pada menu in berfungsi untuk melihat semua informasi mengenai system yang kita pada pada OS Mikrotik itu sendiri mulai dari versi OS yang dipakai, model Hardware yang dipakai, uptimes, kapasitas HDD dan memory dan informasi2 lainnya yang sangat kita butuhkan.
    • Routerboard = Menu ini berfungi untuk menampilkan informasi dari seri routerboard yang kita pergunakan.
    • NTP Client = Pada menu ini berfungsi untuk mensetting NTP client agar clocknya dapat sinkron dengan system NTP yang ada.
    • Scheduler = Pada menu  Scheduler ini kita dapat membuat penjadwalan sesuai kebutuhan yang ada sama halnya dengan crontab pada OS Linux.
    • Script = Pada menu script ini kita dapat mebuat sebuah script sesuai dengan fungsi yang kita butuhkan untuk dapat diproses secara terjadi dengan menggunakan fitur dari scheduler di atas.
    • Shutdown = Pada menu ini berfungsi untuk mematikan mesin yang menggunakan OS Mikrotik sehingga jika kita memilih mengclik menu shutdown maka mesinnya akan mati total.
    • Special Login = Menu ini berfungsi untuk menambah atau mengurangi user special dengan kegunaan tertentu.
    • Stores = Pada menu ini berfungsi untuk membuat sebuah atau lebih store (jika dilinux mirip2 dengan membuat directory lalu kita mount namun di sini sangat terbatas penggunaannya), cek driver, format drive dan clean driver.
    • Users = Pada menu users ini kita dapat menambah/menghapus/mengedit/mengdisabled user, membuat dan menentukan hak akses user (group permision) dan melihat informasi tentang user yang sedang login (mirip perintah who pada linux).
    • Watchdog = Nah menu Watchdog ini merupakan menu terakhir dari menu-root System yang mana salah satu fungsinya yaitu melakukan test koneksi ke mesin lain dan jiak tidak terkoneksi maka systemnya akan reboot

         Menu Tools


    • Btest Server : Pada menu ini berfungsi untuk mengaktifkan falitas BW test pada OS Mikrotik Yang mana BW Test ini sendiri bertujuan untuk mengtest atau mengukur seberapa besarnya trafik yang dapat kita lewatkan pada sebuah Interface yang ada pada perangkat tersebut.
    • Bandwidth Test : Menu ini berfungsi untuk melakukan BW Test terhadap mesin lawannya. Dengan beberapa pilihan seperti pilihan protocol TCP/UDP dan Direction receive, send dan Both serta melakukan limite TX dan RX pada saat BW Test.
    • Email : Menu email ini berfungsi untuk melakukan fungsi pengiriman dan menertima email dari mesin beros Mikrotik.
    • Flood Ping : Pada menu ini kita dapat melakukan test ping flood ke mesin lawan (pembanjiran data ping ke suatu host).
    • Graphing : Menu ini berfungsi untuk membuat dan mengaktifkan graph trafik pada mesin yang beros Mikrotik. Grafik adalah alat untuk memonitor berbagai parameter routeros dari waktu ke waktu dan menempatkan data yang dikumpulkan dalam grafik yang bagus.
    • IP Scan : Menu ini berfungsi untuk melakukan scan IP melalui perangkat Mikrotik pada satu jaringan yang ada, dalam hal ini jika kita bawa ke OS Windows sama halnya dengan aplikasi ipscanner
    • Mac Server : Sebagaimana kita ketahui untuk mengakses atau meremote sebuah perangkat yang beros Mikrotik kita dapat melakukannya melalui Macc address dan IP Address dari Winbox maka dari menu Mac Server ini kita dapat menentukan atau membatasi untuk mengkases berdasarkan ethernet atau Mac address dalam arti kita dapat membatasi aksesnya dari ethernet mana yang bisa akses dan yang tidak bisa akses.
    • Netwatch : Menu netwatch berfungsi memonitor keadaan host pada jaringan. Ia melakukannya dengan mengirimkan ping ICMP ke daftar alamat IP yang ditetapkan. Untuk setiap entri dalam tabel netwatch Anda dapat menentukan alamat IP, interfal ping dan skrip konsol.
    • Ping speed : ICMP Bandwidth Tester atau yang lebih dikenal dengan ping speed dapat digunakan untuk mengevaluasi seputar throughput untuk setiap remote host dan dengan demikian membantu untuk menemukan jaringan yang ''bottlenecks'', jdi tools ini dibutuhkan dalam troubleshoot jaringan.
    • Profile : Jika load dari sebuah perangkat yg menggunakan OS Mikrotik, Maka Pada menu ini kita dapat melihat dari service apa saja load tersebut tinggi sehingga kita punya data untuk melakukan tindakan fix atau troubleshoot.
    • SMS : Jika kita hendak melakukan pengiriman dan penerimaan SMS pada perangkat yang beros Mikrotik maka dari menu inilah kita dapat melakukan configurasinya.
    • Telnet : Pada menu Telnet ini kita dapat melakukan remote ke suatu host melalui remote telnet IP, remote SSH IP dan juga remote telnet Mac address.
    • Torch : Menu Torch ini merupakan tools Realtime Traffic Monitor yang digunakan untuk pemantauan lalu lintas yang akan melalui sebuah interface. Anda dapat memonitor trafik berdasarkan protokol, IP Sumber, IP tujuan, port. Sehingga dari toolsnya dengan mudah kita mendapatkan informasi perihal trafik yang ada dari IP mana saja dan menuju ke IP mana dengan port berapa dan protocal apa beserta besaran nilai RX/txnya.
    • Traffic Monitor : Tools Traffic Monitor digunakan untuk menjalankan skrip konsol ketika trafik interface melintasi batas limite tertentu. Setiap trafik yang dimonitor terdiri dari (yang berguna jika Anda ingin menonaktifkan atau mengubah sifat item ini dari script lain).
    • Packet Sniffer : Menu Packet sniffer adalah alat yang dapat menangkap dan menganalisa paket-paket yang akan, meninggalkan atau pergi melalui router (kecuali lalu lintas yang lewat hanya melalui chip switch).
    • Ping : Pada menu ping ini kita dapat melakukan ping ke suatu host atau beberapa host untuk pengetesan koneksi pada suatu host atau beberapa host
    • Tracertroute : Menu Tracertroute ini berfungsi untuk kita mengcek route dari suatu link yang kita tuju melalui route/gateway yang mana saja sehingga dari informasi ini akan sangat membantu kita dalam hal troubleshoot jaringan sehingga kita tahu bagaimana perjalanan paket dalam menuju host tertentu. 
    • Traffic Generator : Menu Traffic Generator adalah alat yang memungkinkan untuk mengevaluasi kinerja DUT (Perangkat Under Test) atau SUT (Sistem Under Test). Atools ini dapat menghasilkan dan mengirimkan paket RAW melalui port tertentu.

    Sekian dari saya semoga bermanfaat bagi teman-teman. Kurang lebihnya saya minta maaf.
    Sekian Wassalamuallaikum wr. wb.
  • FIREWALL PADA JARINGAN KOMPUTER DAN VOIP


    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Kembali lagi dengan saya. kali ini saya akan membahas tentang Firewall pada jaringan komputer dan VoIP  sebelum mengkonfigurasi alah baik nya kita mengetahui pengertian dari Ekstensi dan Dial plan pada server Softswitch..


    PENGERTIAN FIREWALL

    • Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman.
    • Firewall adalah suatu sistem yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internet.
    • Tembok api, tembok pelindung / dinding api (bahasa inggrisnya : Firewall) adalah sistem yang dirancang untuk mencega akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internal. Dengan cara melacak dan mengendalikan jalannya data serta memutuskan aksi untuk melewatkan, menjatuhkan, menolak, mengenkripsi / melakukan pencatatan aktivitas data. Firewall menjamin agar data sesui dengan aturan yang terdapat didalam kebijakan keamanannya ( security policy) yaitu seperangkat aturan yang telah didefinisikan di dalam keamanan jaringan internal.

    Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer

    1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di Jaringan Komputer
    2. Melakukan autentifikasi terhadap akses
    3. Aplikasi proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data
    4. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di Firewall

    Firewall pada jaringan VoIP
    Firewall menggunakan satu atau lebih metode berikut untuk mengatur lalu lintas masuk dan keluar dalam sebuah jaringan:
    • Packet Filtering: Pada metode ini paket (potongan kecil data) dianalisa dan dibandingkan denganfilter. filter paket memiliki seperangkat aturan yang datang dengan tindakan menerima dan menolak yang pra-dikonfigurasi atau dapat dikonfigurasi secara manual oleh administrator firewall. Jika paket berhasil membuatnya melalui filter ini maka itu diperbolehkan untuk mencapai tujuan, kalau tidak akan dibuang.
    • Stateful Inspeksi: Ini adalah metode baru yang tidak menganalisa isi dari paket. Sebaliknya ia membandingkan aspek kunci tertentu setiap paket database sumber terpercaya.. Kedua paket yang masuk dan keluar dibandingkan terhadap database ini dan jika perbandingan menghasilkan pertandingan yang wajar, maka paket yang diizinkan untuk melakukan perjalanan lebih lanjut. Jika tidak, mereka akan dibuang.

    Fungsi Firewall Pada Jaringan VoIP 
    • VoIP memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan
    • Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
    • Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.
    • Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna
    • Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall

    Relasi firewall dengan jaringan VOIP
    Firewall dengan VoIP mempunyai relasi yang tidak selalu seirama, pada layanan real-time (real time service), VoIP berupaya menekan supaya tidak ada delay, tapi keadaan firewall harus  memproses dulu VoIP packet yang dibebankan, maka bisa akan terjadi traffic flow.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

  • Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch


    assalamuallaikum wr. wb.
    kembali lagi dengan saya bagus. kali ini saya ingin memberikan sedikit pengetahuan tentang Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch.
    sebelumnya kita baca dulu tentang pengertiannya.

    Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP

    Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format exten = extension,priority,Command(parameter) Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut,

    1. Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
    2. Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah  prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
    3. Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
    4. Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter,  beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.
    5. Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.


    Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP
    Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berla
    ku bagi context „voipkn‟
     exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup



    Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch

    Konfigurasi Ekstensi Server Softwitch
    Konfigurasi Data Account Umum [general] -->> context umum,harus ada context=default -->> nama context user  port=5060 -->> default port untuk SIP  binaddr=0.0.0.0 -->> listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes 2.Konfigurasi Data Account User / Extensions ;softphone -->> nama atau nomor account [101] (user/extension) type=friend -->> tipe account username=101 -->> login account secret=101 -->> password account host=dynamic -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah nat=no -->> tanpa NAT dtmfmode=rfc2833 -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals allow=all -->> mode codec, bisa semua jenis codec
    callerid=”sip00”
    -->> id client context=voipkn -->> context jaringan user canreinvite=no -->> mekanisme canreinvite mailbox=101@voipkn -->> username@context

    Konfigurasi Dial Plan Server Softwitch
    Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan mengetik nano /etc/asterisk/extensions.conf. Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. ;Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->>
    seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context „voipkn‟
    exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik
    exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup


    wassallamuallaikum wr. wb
  • Pengertian Softswitch dan fungsinya


    Pengertian Softswitch


    Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.

    Menurut isc (International softswitch concortium) definisi softswitch adalah suatu perangkat yang memiliki kemampuan :
    1.    Memilih proses yang di terapkan pada suatu panggilan
    2.    Routing untuk panggilan dalam jaringan
    3.    Mentransfer kontrol panggilan ke elemen jaringan
    Konsep kerja softswitch
    Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
    Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
    Komponen – komponen softswitch
    1.    Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain.
    2.    Signaling Gateway (SG)  suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7
    3.    Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
    4.    Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
    5.    Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server.
    Fungsi Softswitch
    §  Fungsi Switching Berkemampuan untuk menyambungkan dan memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga melakukan pengaturan trafik yang berupa suara,data dan video.
    §  Fungsi Kontrol Fungsi kontrol bekerja berdasarkan instruksi pensinyalan yang datang dari luar atau dari data yang disimpan oleh sentral telepon itu sendiri.
    §  Fungsi persinyalan Mampu melakukan translasi protokol, sehingga dapat menjamin interoperability antara sistem signaling yang berbeda-beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan lain-lain
    §  Fungsi Interface Mempunyai interface yang disebut application programming interface (API) yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan service 
    Fitur –fitur yang ada di softswitch
    1. Abreviated dialing
    2. Call forwading
    3. Call waiting
    4. Cancel call waiting
    5. Calling line indetification presentasi ( ccip )
    6. Clip on call waiting
    7. Conterence call
    8. Confrex
    Kelemahan Softswitch
    §  Tergantung pada satu vendor, karena perangkat yang digunakan bersifat prepritary.
    §  Investasi yang sangat tinggi.
    §  Adanya fungsi kontrol, fungsi layanan dan fungsi network melekat dalam sirkit switch, sehingga operator sulit melakukan pengembangan dan diversivikasi layanan.
    Keuntungan Softswitch
    §  Konstruksi : jaringan dapat dibangun dengan biaya minimal, bandingkan jika kamu membangun sebuah sentral besar ??
    §  Operasi dan pemeliharaan : biaya operasi dan pemeliharaan jaringan terpadu akan lebih ekonomis dan mudah dibanding dengan jaringan yang terpisah
    §   Layanan : jaringan bisa memberikan layanan nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan
    §  Customer : jaringan bisa memberikan layanan yang lebih personal yang mendukung upaya pemeliharaan dan penambahan pelanggan. 
    Dalam Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway
    §  Trunk gatewayadalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyal trafik maupun signaling atau protokolnya
    §  Acces gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atay terminal pelanggan (CPE). 
    Manfaat Softswitch
    1. Teknologi Softswitch mampu menghubungkan antara internet, jaringan wireless, jaringan kabel dan jaringan telepon tradisional.
    2. Jaringan pusat (core network) dapat dicapai menggunakan Softswitch.
    3. Softswitch memampukan jaringan telepon untuk berkomunikasi dengan jaringan data/internet dan sebaliknya.
  • Ragam Aplikasi Komunikasi Data

    komunikasi data

    Memahami ragam aplikasikomunikasi dataAplikasi system komunikasi data adalah media yang berfungsiuntukmentransmisikan data darisatukomputerkekomputeryag lain.Contohaplikasi system komunikasi data di antaranya :
    •   SuratElektronik (e -mail)


    Email adalahaplikasi yang memungkinkanparapengguna internet salingberkirimpesanmelauielektronik di internet.Cara kerja :Menulissurat ---> E –mail client pengirim ---> SMTP e-mail server pengirim ---> ISP/Internet --->e-mail server penerima ---> E –mail client penerima --->Membacasurat
    Kelebihan E-mail :
    • Pengoperasian mudah dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi.
    • Pengiriman sangat cepat.
    • Biaya murah.
    • Dapat mengirim ke beberapa alamat lain sekaligus.\
    • Surat yang masuk mudah dibaca, disimpan , dan dicetak.
    • 
    Privasi terjamin yang dilindungi oleh password

    Kekurangan E-mail
     :
    • Kesalahan penulisan alamat tujuan, maka email tidak sampai tujuan.
    • Email di kirim sering gagal apabila :  
      1
    .
     Lalulintas internet padat. 
      2
    .
     Koneksi lambat. 
      3
    .
     Kotak surat tujuan penuh, maka email yang datang akan terhapus.
    • 
    Adanya kemungkinan pemalsuan identitas.• Rawan Penyadapan, jika password yg diketahui oleh orang lain.
    • ·          Bank Teller Terminal (ATM)

    ATM(Automatic Teller Machine) merupakansingkatanbagiajungantunaimandiri, adalahsebuahalatelektronik yang mengijinkannasabah bank untukmengambildanmengecekrekeningtabunganmerekatanpaperudilayaniolehseorang “Teller” manusia.Cara Kerja :Masukan ID Card keMesin ATM --->Mesin ATM membaca ID Card
    • ·          Credit checking System

    Kartukredit adalah suatu bagian penyelesaian transaksi ritel berupa kartu yang terbuat dari plastik sebagai bentuk pengganti uang cash. Penerbit Kartu Kredit (Bank) merupakan penjamin dari tarnsaksi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual.Cara Kerja :Kartu kredit yng anda serahkan ke kasir akan di proses dengan cara dimasukkan kedalam mesin EDC (Elektronic Data Capture) yang telah dilengkapi pembaca chip. Kartu akan di proses secara enkripsi sebelumm melakukan verifikasi kepada penerbit kartu kredit melalui jaringan online.Setelah prosedur verifikasi selesai, mesin EDC yang telah dilengkapi pemmbaca chip akan mengeluarkan struk bukti tramsaksi yang harus ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.
    • ·         Hotel Reservation Sstem

    Hotel Reservation System yang berarti sistem informasi reserrfasi perhotelan merupakan salah satu bentuk pelayanaan publik yang menawarkan suatu jasa dalam hal pendataan administrasi pada reserfasi perhotelan yang sangat memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisis agar data dapat terkemas dan terjaga keamananya dengan baik dalam bentuk database.
    • ·         Traffic ConrtolSistem

    Auto Traffic Contol System (ATCS)atau sistem kendali lalulintas kendaraan adalah pengendalian lalulintas denagn menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya dari sebuah kota. Pengaturan lalulintas melalui sistem ini memerlukan para meter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.
    • ·         Police Emergency Sistem

    Host Server yang terdiri dari modul komunikasi nirkabel,sebuah sistem,database,dan sebuah microprosesor.Host server yg menerima sinyal dari kartu maknetis dan sumber sinyal,lalu polisi emergency sistem polisi-warga menerima sinyal dari server tersebut dan menghubungkan dengan polisi.bagi polisi untuk pergi ketempat kejadian dalam waktu darurat,maka digunakan alat identifikasi kartu magnetis yang digunakan sebagai identifikasi pengguna. Ketika ada peristiwa darurat terjadi, pengguna menekan tombol darurat dan tombol konfirmasi bersamaan untuk menghasilkan sinyal dan sinyal yang akan diteruskan ke host servermelalui modul komunikasi nirkabel. Komunikasi nirkabel kemodul server menerima sinyal yang berasal dari kartu magnetis dan mengirimkan sinyal ke microprossesor. Lalu proses membandingkan data dalam database untuk menilai apakah sumber sinyal sesuai dengan data dalam database. Jika benar, maka sinyal disambungkan oleh host server ke polisi segera agar polisi bisa tiba di tempat kejadian perkara.Cara Kerja :
    1. Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi melalui cara memnbaca bar-code oleh bar-code scanner.
    2. Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang merupakan bar elektronik.
    3. Police Emergency System dengan alat identifikasi kartu magnetik mencapai ID identifikasi Melalui cara membaca kode bar dengan bar-code scanner yang kartu sirkuit terpadu (IC) kartu.
    4. Police Emergency System dengan jalan transmisi frekuensi radio (RF) intuk pengiriman modul komunikasi nirkabel dari kartu maknetik dan host server.
    5. Police Emergency System denagn jalan transmisi pengiriman bluetooth untuk komunikasi nirkabel modul dari katu magnetik dan host server.
    6. Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat dan sebuah tombol konfirmasi, kata mana tombol darurat dan mengkonfirmasi tekan tombol adlah alat yang digunakan untuk memicu sinyal untuk rangkaian kontrol dan mengirimmakan sinyal ke host server melalui rangkainan kontrol.
    7. Police Emergency System dengan rangkainan kontrol kata kartu magntik terdiri dari tombol darurat dan sebuah tombol konfirmasi, di mana kata darurat tombol dan tombol mengkonfirmasi film tipis perangkat yang digunakan untuk memicu sinyal kerangkaian kontrol dan menirimkan sinyal ke host server melalui rangkaian kontrol.
    8. Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik LED yang digunakan untuk menunjukan kondisi daya baterai.
    9. Police Emergency System dengan suara-alat cahaya kata kartu magnetik adalah lebar-sounder yang digunakan untuk membuat kebisingan dan mengingatkan kondisi daya baterai.
    10. Police Emergency System dengan system server host menggunakan mikro prosesor untuk menangkap data di dalam data base dan mengirimkan sinyal kekartu magnetik akan menghasilkan sinyal respons secara otomatis, kata sinyal ditransmisikan ke host server mealalui komunikasi nirakbel modul,kata microprosesor dari server host akan membandingkan sinyal dengan data dalam data base dan mengirimkan data ke sistem absent untuk mengelola kondisi staf yang tidak hadir.

    • ·        Airline Seat Reservation System

    Adalah sistem yang dibuat untuk referensi atau pemesanan tiket maskapai penerbangan. Sistem ini dibuat untuk mempermudah calaon penumpang peawat dalam menentukan kapan jadwal penerbangan pesawat, berapa jumlah tarif yang harus dibayar, dan bahakan fitur yang ada saat ini pun bisa memesan tempat menginap di hotel apabila telah sampai pa tempat yang di tuju.Media pemesanannya biasanya melalui website dan aplikasi mobile smartphone.x
    x
    x



  • Diberdayakan oleh Blogger.

    Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik

    Tugas 01 - Pengenalan Mikrotik Assallamuallaikum Wr. Wb. A. Pendahuluan      ya kembali dengan saya muh bagus m, kali ini saya ingin...

    Followers

    View Blog

    Cari Blog Ini

    Copyright © - Berbagi Pengetahuan TI - Berbagi Pengetahuan TI - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan